Dengarlah

Kusedang ingin bersandar
Kusedang ingin didengar
Tanpa ku beritahu sebuah kabar
Harusnya kau tau bahwa diriku sedang tak tegar

Dibalik tembok besar ini ku berlindung
Bagaikan perahu tanpa nelayan, ku terapung
Dalam sudut ruang ku terkurung
Gelap gulita hingga membuatku merenung

Derasnya hujan kan menghalangi tangisan ku
Derasnya hujan kan menghalangi teriakan ku
Pun begitu dengan penderitaan ku
Pasti takkan ada yang kan peduli padaku

Daun bertaburan terhembus angin
Berada dalam sepi kini menjadi tak ingin
Tersudut dalam sepi seolah sudah tak yakin
Buatku kaku dan merana dalam batin

Mataku terus menerus tak henti melihat segala kehancuran
Kini yang ku ingin hanyalah kedamaian
Disaat kebenaran dan kebohongan mulai berdampingan
Namun ku bertanya tanpa mendapat jawaban

Tak cukup bagiku untuk terus menyendiri
Tak cukup bagiku untuk dapat menyadari
Tak cukup waktu ku untuk terus berlari
Tak mungkin lagi bagiku untuk dapat berseri

Tetaplah di sampingku
Dengar keluh kesahku
Rasakan segala kesakitanku
Lihat segaka penderitaanku 

Kini ku butuh bahumu
Kini ku butuh sandaranmu
Seolah dunia tak lagi berpihak akan diriku
Ku mohon padamu untuk selalu berada di pihak ku

Posting Komentar untuk "Dengarlah"