Pengenalan Bahasa Pemrograman Dart

Bismillah, Pada artikel kali ini penulis akan sedikit mengenalkan yang namanya dart. Apa itu dart? Dart adalah bahasa pemrograman yang open source dan general purpose. Dart dikembangkan oleh Google dan ditujukan untuk membuat aplikasi multiplatform seperti mobile, desktop, dan web.

Bahasa pemrograman dart ini mulai sangat familiar karena perkembangan dari framework flutter yang mulai banyak pengembangnya saat ini untuk membangun aplikasi mobile. Namun saat ini saya tak akan membahas framework flutternya, mungkin untuk framework flutter akan saya bahas di updatean selanjutnya. Karena sebelum masuk pembahasan flutter kita harus mengenal terlebih dahulu bahasa pemrograman yang dipakai dalam pengembangan di flutter.

Kabar baik juga bahwa bahasa pemrograman dart ini open source ya, jadi tak perlu khawatir lagi masalah lisensi. Bahkan kamu dapat ikut berkontribusi pada repositori dart berikut https://github.com/dart-lang.

Kenapa harus perlu belajar dart?

Dalam buku The Pragmatic Programmer mengklaim bahwa untuk menjadi seorang profesional perangkat lunak, kita harus belajar setidaknya satu bahasa baru setiap tahun. Jadi apakah ada alasan bagus untuk belajar pemrograman dengan Dart? 
  1. Dart adalah bahasa pemrograman yang fleksibel.
    Dart bekerja di mana saja, baik itu Android, iOS, atau web. Tentu saja, sebagai seorang programmer, merupakan keuntungan jika kamu tahu cara menulis kode dan cara kerjanya di mana saja.

  2. Dart adalah project open-source
    Google yang mengembangkan Dart bersama dengan komunitas pemrograman Dart menghasilkan teknologi dan fitur menarik yang dapat ditambahkan ke Dart. Jika kamu menemukan bug atau masalah dengan Dart, kamu dapat melaporkannya atau bahkan memperbaikinya sendiri. Selain itu, kamu tidak perlu khawatir tentang masalah lisensi saat menggunakan bahasa Dart. kamu dapat berkontribusi ke bahasa Dart di repositori berikut: https: //github.com/dart-lang.

  3. Dart digunakan oleh Flutter
    Setelah kemunculan Flutter, Dart kembali menjadi sorotan. Banyak perusahaan saat ini menggunakan Flutter dalam aplikasi mereka. Flutter tidak diragukan lagi merupakan proyek revolusioner oleh Google yang bertujuan untuk mengembangkan aplikasi multiguna dengan antarmuka pengguna yang menarik. Oleh karena itu, menguasai dart sangat penting jika kamu tertarik untuk mengembangkan aplikasi dengan Flutter. 

  4. Dart memiliki dukungan tools yang lengkap. antarmuka pengguna.
    Hampir setiap teks editor atau IDE memiliki dukungan yang sangat baik untuk Dart. Kamu dapat menggunakan IDE seperti IntelliJ IDEA, Webstorm, Android Studio atau editor sederhana seperti VS Code, Sublime Text, Atom atau lainnya sesuai dengan kebutuhan kamu. 

  5. Dart mudah dipelajari dan bagus sebagai first language.
    Kamu akan mempelajari Dart dengan cepat, terutama jika kamu mengetahui bahasa pemrograman populer lainnya seperti Java, Python, JavaScript, dll. Bahkan jika kamu baru dalam pemrograman, Dart adalah bahasa yang bagus. Kamu tidak perlu menginstal apa pun, cukup gunakan kompiler online Dart, kamu dapat menulis dan menjalankan aplikasi Dart. Juga dokumentasi dan tutorial dart yang disediakan oleh Google cukup mudah diikuti dengan sintaks sederhana dan komunitas yang ramah untuk membantu kita mempelajari dart. 

Dart Platform

Kita telah mengetahui bahwa Dart digunakan untuk menulis aplikasi lintas platform. Teknologi kompilasi yang fleksibel memungkinkan untuk menjalankan kode Dart dengan cara yang berbeda tergantung pada platform target yang dituju. 


  • Dart Native : Ditujukan untuk program yang menargetkan perangkat seluler, desktop, server, dan lainnya. Dart Native mencakup Dart VM dengan kompilasi JIT (just-in-time) dan kompiler AOT (ahead-of-time) untuk menghasilkan kode mesin.

  • Dart Web : Ditujukan untuk program yang menargetkan web. Dart Web menyertakan kompiler development (dartdevc) dan kompiler production (dart2js).

Dart Native (VM JIT dan AOT)

Dart Native memungkinkan kamu menjalankan dan mengompilasi kode Dart menggunakan kode mesin ARM atau X64 asli untuk aplikasi seluler, desktop, dan server.

Dart VM dilengkapi dengan kompiler just-in-time (JIT) yang mendukung interpretasi bersih dan pengoptimalan runtime. Jadi apa manfaat menggunakan JIT? Yaitu JIT bertugas sebagai penerjemah , mengubah bahasa tingkat tinggi yang kita tulis menjadi bahasa tingkat rendah yang dapat dipahami mesin. Kompiler JIT mengubah bahasa pemrograman yang kita tulis menjadi bahasa perantara atau bytecode seperti di Java, sehingga instruksi ke mesin dijalankan hanya jika diperlukan, sehingga disebut just-in-time. Teknik ini membuat proses iterasi program menjadi lebih efisien.

Setelah aplikasi kamu siap untuk diproduksi, kamu dapat memanfaatkan kompiler Dart AOT. apa itu Apa bedanya dengan JIT? Terjemahan AOT mengubah bahasa tingkat tinggi atau menengah menjadi kode mesin pada mesin atau server sebelum menjalankan aplikasi. Kompilasi AOT menghasilkan aplikasi yang lebih cepat dan ukuran yang lebih kecil karena kode dikompilasi sebelum aplikasi dijalankan.

Dart Web (JavaScript)

Dart Web memungkinkan kamu menjalankan kode Dart pada platform web berbasis JavaScript. Di Dart Web, kode Dart diterjemahkan ke dalam kode JavaScript sehingga dapat dieksekusi di browser.

Dart Web menggunakan kompiler Dart-Dev (dartdevc) yang mengubah kode Dart menjadi JavaScript. Alih-alih menggunakan dartdevc secara langsung, kamu dapat menggunakan webdev, alat yang mendukung tugas pengembang dasar seperti menjalankan, membangun, dan melakukan debug.

Untuk mengoptimalkan kode untuk lingkungan produksi, ada kompiler dart2js yang dapat mengkompilasi kode dart dengan cepat dan akurat. Dart2js menggunakan teknik yang menghapus kode yang tidak perlu. 

Karakteristik Dart

Selanjutnya yang perlu kamu ketahui yaitu karakteristik dari bahasa pemrograman dart seperti berikut:

Statically typed

Statically typed berarti sebelum kita menggunakan sebuah variable maka kita perlu mendefinisikannya terlebih dahulu. Contohnya seperti berikut,

var bahasa = "Dart";

Type Interface

Type interface yaitu dimana tipe data akan secara otomatis terbaca ketika di inisiasi, seperti kode diatas maka akan terbaca sebagai String.

String Expression

String expression adalah fitur yang bisa menyisipkan sebuah variable ke dalam object string tanpa penggabungan objek String menggunakan (+). Contohnya sebagai berikut,

var bahasa = "Dart";
print("Hallo $bahasa!");

Multi paradigm (OOP dan Functional)

Pemrograman paradigma adalah cara untuk mengklasifikasikan bahasa pemrograman berdasarkan fitur-fiturnya. Bahasa dapat diklasifikasikan ke dalam beberapa paradigma. Dalam dart terdapat OOP dan Functional sebagai paradigm.

Contoh Program sederhana menggunakan bahasa dart:



Beberapa contoh aplikasi-aplikasi yang telah menggunakan bahasa pemrograman dart :

Google Adsense, Google Ads dan Google Fiber adalah beberapa contoh aplikasi yang menggunakan bahasa pemrograman dart. Selain itu sebenarnya masih banyak juga aplikasi aplikasi mobile yang di kembangkan mengunakan flutter dan tentunya bahasa pemrogramannya adalah dart.

Nah sekian untuk pengenalan bahasa pemrograman dart ini. Jangan lupa di share, komen, dan follow blog pesisirkarya.com ini agar penulis tetap semangat untuk membuat konten-konten tentang code ya:)

Sendi Agustian
Sendi Agustian Berbagi kata-kata, cerita tentang pengalaman dan pemahaman. Juga sampingan dalam hal koding serta berbagi mengenai dunia Informasi Teknologi.

Posting Komentar untuk "Pengenalan Bahasa Pemrograman Dart"