Sejenak Berhenti
Setiap langit akan memilih bintangnya
Pun seseorang pasti akan memilih apa yang akan menjadi mimpinya
Tatkala langit menampakan kesedihannya
Berbeda dengan kamu yang tak pernah menampakkan nya
Ranting pohon terinjak seolah-olah tak ada gunanya
Namun kau tetap bersedia bangkit walau seolah-olah tak dihargainya
Ketika pelangi datang dengan kemilau warnanya
Maka jadilah kamu sebagai bagian dari warnanya
Masih menapaki jalan yang sama
Menikmati hari bersama tanpa percuma
Berbincang masalah dunia dengan seksama
Demi menemukan titik terang yang selama ini didambakan bersama
Merangkai masa depan terasa tak seirama
Jika tak seindah harapan maka harus siap menerima
Kecewa pada akhirnya hanya membuat dilema
Bahagia atau tidak, sedih atau senang, itu semua hanyalah drama
Tak usah berlama-lama
Dunia mu kan terus bersinar dan sebuah harapan kan terus bergema
Jangan lupa mencari tempat untuk berteduh
Jangan menyerah ketika terjatuh
Kau sudah berusaha dengan sungguh-sungguh
Hingga membuat dirimu menjadi pejuang yang tangguh
Sudah berapa ribuan kilometer jarak kau tempuh?
Tak pernahkah kau merasa jenuh?
Tak pernahkah kau merasa rapuh?
Tak pernahkah kau merasa lelah mengayuh?
Ku tau, semangatmu sangat bergemuruh
Tapi tak pernahkah sesekali kau berteduh?
Beristirahat sejenak dari peliknya kehidupan yang membuatmu seakan-akan terbunuh
Berusaha keras itu perlu, namun jika kau sudah merasa lelah maka beristirahatlah, berteduhlah, carilah tempat yang memang kau percayai untuk kau ajak berbincang tentang apa yang sudah kau alami selama perjalanan dalam meraih mimpi. Kau hanya perlu solusi, kau hanya perlu berdiskusi, berbaurlah, mendekatlah.
Posting Komentar untuk "Sejenak Berhenti"
Posting Komentar