Pahitnya Kehidupan




Aku gagal
Karena kesalahan yang fatal
Jalan yang semakin terjal
Membuat hati berteriak penuh sesal

Aku hancur
Rasa kecewa kian melebur
Harapanku telah gugur
Larut dalam kisah yang ku rasa telah kacau dan tak teratur

Aku sakit
Tenggelam dalam kehidupan yang pahit
Hati teriris seakan menjerit
Membuat delusi tuk bahagiakan hati kian menjadi suatu hal yang sulit

Afeksi ku kian meronta
Membius jiwa tanpa jeda
Sungguh ironi
Ini sungguh tidak harmoni
Gelak tawa yang dulu membuncah di wajah
Kini berubah menjadi air mata yang berdarah-darah

Sungguh sedih
Pintu hati menjadi tertutup akibat rona harapan yang ringkih
Jiwaku getir
Berkecamuk dalam kesunyian kini menjadi mahir
Membuat hidup terjebak dalam intuisi sebuah syair
Ketika menjalani kehidupan pahit tiada akhir
Dengan kebahagiaan hati yang berdesir
Dalam menyambut dunia yang penuh dramatisir

Hiduplah sesukamu, tapi ingat ada aturan mainnya. Agar kamu tidak mudah menyesal.
Gagal? Wajar, itu adalah bagian dari ujian hidup. Untukmu, agar lebih dewasa dalam menyikapi hidup

2 komentar untuk "Pahitnya Kehidupan"

Comment Author Avatar
Pengecut

Di depanmu
Aku malu-malu memandangmu

Di hadapan tuhanku
Aku terang-terangan memintamu

#cariJodoh
#SemogaDapat
Comment Author Avatar
Saya salamin buat penulisnya kang :v