Aku dan keramaian
Langit cerah dihiasi awan yang biru
Burung berkicau dengan merdunya menghapus haru
Pohon yang berdiri kokoh dengan dedaunan nya yang berdebu
Dan jalan yang semakin ramai memadati kota yang kian membuat keliru
Rasanya kini semakin berkecamuk
Hatiku terasa remuk
Jiwaku seakan-akan telah ambruk
Pikiranku melayang seolah-olah memori ku tak lagi terbentuk
Keramaian:
Banyak sekali orang berkeliaran
Entah untuk membuat sebuah kenangan
Atau hanya sekedar melupakan
Atau mungkin untuk sekedar mencari angan-angan
Yang sebelumnya tak pernah terbayangkan
Dan suara bising yang akan membuatku terasingkan
Kaki enggan melangkah
Jiwa pun enggan membantah
Apakah ini hanyalah ilusi antah berantah?
Yang akan membuatku gelisah
Dengan hiruk-pikuk nya keramaian yang akan membuatku resah
Lalu ku putuskan untuk sendiri
Bermain dengan kesepian yang tiada menepi
Diiringi lagu-lagu melankolis yang menusuk jiwa dan hati
Mengarungi alunan nada yang sulit tuk di pahami
Lalu bermesra dengan aksara yang menjadi bait sebuah syair yang tak akan pernah ku akhiri

Posting Komentar untuk "Aku dan keramaian"
Posting Komentar